cinta memang tak berhak memilih….
ketika seluruh asaku ku sampaikan pada sang matahari…
dia lebih memilih siangnya untuk berbagi
sementara aku hanyalah bulan yang mati
yang terbiasa oleh sesak…
lalu siapakah yang akan peduliku…
kecuali ketika purnama menjelma…
namun saat inipun kabut selalu menutupi bayanganku…
hampa…tanpa harapan…
aku benar-benar menghilang dari pandangannya…
walau setiap detik kulalui dengan memperhatikannya…
Tak akan mungkin dia memalingkan wajahnya untuk mencariku dalam kabut yang gelap
akhirnya kini aku hanyalah sepatah asa yang karam…
25 Aug