Katakan Pada Malam dan Gelombang Suara

Katakan pada malam tak usah berharap aku menemaninya lagi…
Katakan padanya ada tujuan lain dihatimu…
Katakan dan biarkan malam mengerti!
Bahwa irama ini tak dapat kau cegah
Bahwa kekagumanmu pada seseorang selain aku telah berubah menjadi peluh rindu
Seperti sepasang kekasih yang tak lelah bercengkrama hingga bosan
Sehingga membuatku tak usah terjaga saat malam datang

Katakan pada gelombang suara untuk tidak menungguku
Katakan padanya tak usah berharap menyampaikan pesanku
Katakan dan biarkan gelombang suara mengerti
Bahwa hatiku terlalu sakit untuk menerima semua itu
Bahwa tangisku tak dapat lagi tertutupi oleh tawaku yang terdengar olehmu diujung sana
Seperti pemain drama yang memainkan perannya
Sehingga membuatku semakin menjadi manusia yang penuh dusta

Lalu jika mereka bertanya padaku…
Akan aku sampaikan…
Ini takdirku…memilih tanpa pilihan
Karena terlalu menurut pada isi hati
Meyakini sesuatu tanpa pertimbangan
Percaya pada kalimat yang diucapkan saat aura cinta baru saja menghampirimu
Aku seharusnya mengerti setiap orang yang mabuk asmara akan berkata apa saja…
Bahkan usangpun aku anggap janji

Bukan salahmu jika aku tak lagi disana
Bukan salahmu ketika hatimu tak bergerak lagi saat melihat senduku
Atau terdiam tak berselera saat cerita dan tawaku mengalahkan heningnya malam

Namun jika malam menjadi enggan melarut
Biarkan tidurku membuatnya menyerah
Agar tak berupaya berharap aku menemaninya sampai pagi
Agar cintaku tak ikut tersulut saat kau seolah datang membawa rindu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: