Memaafkan Diri Sendiri

Setiap orang pasti pernah mengalami berada di sebuah titik yang terendah sekalipun, pernah mengalami masa-masa sulit, kehilangan, merasa tersakiti atau mungkin terkhianati. Ketika menghadapinya mau tidak mau pikiran dan hati kita terkuras baik sepenuhnya atau sebagian untuk memikirkan kejadian tersebut. bagi sebagian orang mungkin menangis adalah cara terbaik mengungkapkan semuanya termasuk sayašŸ™‚, bagi yang lainnya bercerita pada orang terdekat bisa menjadi solusi. Tapi dari semuanya kadang marah dan memaki juga jadi alternatif untuk melampiaskan semuanya ( Untuk yang satu ini saya tidak menyarankannyašŸ˜€ )
Namun, seperti waktu yang terus berputar dan terbiasa menghapus semuanya. Tiap orang memiliki batas kemampuan yang berbeda dalam mengatasi situasi ini. ada yang dalam hitungan jam juga sudah bangkit lagi, ada yang membutuhkan waktu berminggu-minggu bahkan beberapa tahun. Ada juga yang satu jam saja sudah terlihat biasa dan tenang namun ketika malam kembali menangis tersedu-sedu, dan berulang setiap harinya…(Hal yang seperti ini yang sangat menyiksa).
Untuk bisa bangkit ternyata tidak mudah, apalagi ketika kita masih dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan ” Mengapa?” “Kenapa?” ” Apa yang salah dengan saya?”
Instrospeksi diri bisa jadi cara efektif untuk mengendalikan semuanya. Lalu berangsur-angsur memaafkan orang yang kita anggap menjadi penyebab semuanya.
Akan tetapi…ada beberapa orang malah semakin terjebak dan jatuh lebih dalam ketika memikirkan pertanyaan-pertanyaan diatas…
Saya pernah mengalami, bahkan menjadi minder dan tidak percaya diri saat mengintrospeksi diri terlalu jauh yang berujung dengan menyalahkan diri sendiri. Hal ini membuat saya sulit melangkah maju karena ketakutan saya memiliki kekurangan sehingga hal sulit yang pernah saya alami akan terulang kembali.
Namun setelah saya berpikir dan merenungi nasib (hahahaha)…saya sadar… yang terpenting disini bukanlah melupakan tetapi memaafkan…
Untuk melangkah maju memaafkan kesalahan seseorang adalah pintu menuju gerbang kebahagian selanjutnya…
Tetapi yang terpenting dari itu, agar kita bisa berani menghadapi masa depan yang lebih baik…kuncinya adalah Memaafkan diri sendiri, tidak berlarut-larut menyalahkan diri sendiri…
Setiap orang saya yakin memiliki jalan pemikiran dan pilihan yang berbeda…
Apapun itu…Semoga kita semua bisa menjadi lebih baik di masa yang akan datang….:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: